CANDI PENATARAN

Assalamualaikum uolls............ 
Happy weekend ... Alhamdulillah hari ni cuti dan ada masa untuk hupdate blog. 
Last raya , which is Aidilfitri 2018, i got a chance to celebrate hari raya in Indonesia .
Kenapa raya di Indonesia sedangkan di Malaysia lebih meriah sebab ada family ?
Will let u know later , but now nak ceta pengalaman saya bersiar-siar di Candi Penataran yang terletak di sebuah bandar yang di beri nama , BLITAR. 
Sebenarnya Blitar adalah sebuah Kabupaten dalam bahasa melayu apa ye Kabupaten ni...
Kalau google translate nya ke bahasa English adalah Regency. So makna nya lebih kurang macam negeri jugak lah kan ^_^


For u guys info, kalau berkunjung ke negara Indonesia pasti akan ada tempat pelancongan seperti ini kerana pada zaman dahulu kala negara Indonesia memang pusat agama Hindu. Candi Penataran ini juga merupakan sebuah gugusan candi bersifat keagamaan Hindu Siwaitis yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten BlitarJawa Timur. Candi termegah dan terluas di Jawa Timur ini terletak di lereng barat daya Gunung Kelud, di sebelah utara Blitar, pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Dari prasasti yang tersimpan di bagian candi diperkirakan candi ini dibangun pada masa Raja Srengga dari Kerajaan Kadiri sekitar tahun 1200 Masehi dan berlanjut digunakan sampai masa pemerintahan Wikramawardhana, Raja Kerajaan Majapahit sekitar tahun 1415.(ihsan Wikipedia)
Untuk seorang yang memang sangat berminat dengan Sejarah , tempat ini memang sesuai untuk di kunjungi oleh saya ... ^_^


Actually both picture kat atas ni adalah Candi Utama untuk Candi Penataran ini. 
Pada halaman ketiga ini terdapat bangunan candi induk yang terdiri dari tiga teras tersusun dengan tinggi 7,19 meter. Pada masing-masing sisi tangga terdapat dua arca mahakala, yang pada lapiknya terdapat angka tahun 1269 Saka atau 1347 M. Sekelling dinding candi pada teras pertama terdapat relief cerita Ramayana. Untuk dapat membacanya harus mengikuti arah prasawiya, dimulai dari sudut barat laut. Pada teras kedua sekeliling dinding dipenuhi pahatan relief ceritera Krçnayana yang alur ceriteranya dapat diikuti secara pradaksina (searah jarum jam). Sedangkan di teras ke tiga berupa relief naga dan singa bersayap. Teras ketiga bentuknya hampir bujur sangkar, dinding-dindingnya berpahatkan arca singa bersayap dan naga bersayap. kepalanya sedikit mendongak ke depan sedangkan singa bersayap kaki belakangnya dakam posisi berjongkok sedang kaki depan diangkat ke atas.
Pada sisi sebelah barat daya halaman terdapat dua buah sisa bangunan. Sebuah candi kecil dari batu yang belum lama runtuh yang oleh orang Belanda dulu dinamakan klein heligdom atau bathara kecil. Tampaknya candi inilah yang mula-mula dibuat bersamaan dengan prasasti Palah melalui upacara pratistha tersebut. Sebuah sisa yang lain berupa fondasi dari bata. Kedua sisa bangunan ini menghadap ke arah barat daya. Sederet dengan sisa kedua bangunan ini berdiri sebuah lingga batu yang disebut prasasti Palah. Dalam area komplek percandian juga terdapat sebuah kolam berangka tahun 1337 Saka atau 1415 Masehi yang terletak di belakang candi sebelah tenggara dekat aliran sungai.(ihsan wikipedia)

Salah satu tempat yang membuatkan aku teruja sangat dengan Candi Penataran ini adalah seperti yang tersebut di atas ini . Bayang kan lah air nya sangat jernih dan kita boleh lihat ikan-ikan berenang dengan riang sekali . Menurut dia , Air di dalam kolam ikan ini tidak pernah kering walau apa pun yang terjadi .... So sebagai seorang pelancong , saya sangat lah teruja dan merasa sangat terpegun semasa melihat kolam ini... 

Overal lawatan saya ke sini memang sangat menyeronokkan .. Di sini saja lebih daripada 100 gambar telah di ambil dan hanya yang terpilih sahaja yang di letakkan di sini . 
Time ni bulan puasa tau... Bayang kan lah ... sebab dia cakap nanti kalau lepas raya memang dah busy dan tak sempat nak bawak kiter jalan-jalan..
So mau ke tak mau ke kena hadap gak lah kan daripada tak pergi jalan-jalan langsung ^_^


Okay guys yang seperti gambar di atas ni pulak adalah Candi Candra Sengkala
Candi Candra Sengkala berangka tahun 1291 Saka atau 1369 Masehi. Masyarakat Jawa Timur lebih dikenali dengan nama Candi Brawijaya yang merupakan bangunan yang paling terkenal dalam kompleks Candi Penataran dan juga digunakan sebagai lambang kodam V Brawijaya. Kadangkala ada juga yang menyebutnya Candi Ganesha kerana di dalam bilik candinya terdapat sebuah arca Ganesha. Lokasi candi berada di sebelah tenggara bangunan pendopo teras dalam jarak sekitar 20 meter. Pintu masuk candi terletak di bagian barat, pipi tangganya berakhir pada bentuk ukel besar dengan hiasan tumpal yang berupa bunga-bungaan dalam susunan segitiga sama kaki. Bagian dalam relung candi terdapat sebuah arca Ganesha dari batu dalam posisi duduk di atas padmasana. Pada bagian atas bilik candi pada batu penutup cungkup terdapat relief Surya Majapahit yakni lingkaran yang dikelilingi oleh jurai pancaran sinar yang berupa garis-garis lurus dalam susunan beberapa segitiga sama kaki. Relief Surya Majapahit juga ditemukan di beberapa candi yang lain di Jawa Timur ini dalam variasi yang sedikit berbeza sebagai lambang kerajaan.

Candi Candra Sengkala seperti umumnya bangunan-bangunan candi lain, terdiri dari bahagian-bahagian yang disebut kaki candi yaitu bagian candi yang bawah, kemudian tubuh candi, terdapat bilik atau kamar candi (garbagriya) dan kemudian mastaka atau kemuncak bangunan yang berbentuk kubus. Pada bagian mahkota terdapat hiasan yang raya dan pada masing-masing dinding tubuh candi terdapat relung-relung atau ceruk yang berupa pintu semu yang di bagian atasnya terdapat kepala raksasa kala yang rupanya menakutkan. Kepala makhluk seperti ini disebut kepala kala yang di Jawa Timur sering disebut Banaspati yang berarti raja hutan. Penempatan kepala kala di atas relung candi dimaksudkan untuk menakut-nakuti roh jahat agar tidak berani masuk komplek percandian. Sementara itu pada sekeliling bangunan ini terdapat sisa-sisa tembok bata yang tinggal bagian dasarnya dengan pintu masuk di sisi barat laut. Bangunan-bangunan di halaman pertama ini seluruhnya terbuat dari batu andesit. Kecuali dua buah fondasi dari bata berdenah persegi panjang, terletak di sebelah timur laut candi Candra Sengkala ini. Di sebelah kiri candi Candra Sengkala terdapat arca wanita yang ditafsirkan sebagai arca perwujudan Gayatri Rajapatni.
(ihsan Wikipedia)


Tentunya kunjungan saya ke sini adalah moment yang sangat memorable ... 
Wish one day will come back here again since that day tak sempat pakai baju cantik-cantik pun sebab dia ajak datang sini pun in a rushing manner .
But still walaupun masa sangat lah suntuk akan tetapi saya sangat bersyukur sebab di beri peluang untuk melawat tempat yang sangat bersejarah ini....


Akhir kata Thanks kepada dia yang kat belakang sana ....... ^_^
Next time bawa saya jalan lagi yeeee 
Bye!!

Comments

Popular Posts